You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Uko
Logo Desa Uko
Desa Uko

Kec. Muara Komam, Kab. Paser, Provinsi Kalimantan Timur

“TERWUJUDNYA MASYARAKAT DESA UKO YANG BERKARYA MANDIRI ADIL, MERATA, BERSATU, MENUJU MASYARAKAT DESA UKO SEJAHTERA BEBAS SANDANG PANGAN TERTATA DALAM PEMBANGUNAN AKTIF DALAM BERGOTONG ROYONG SERTA AGAMIS”

Desa Uko Gelar Pembekalan Pokja Kampung KB 2025, Wujudkan Keluarga Berkualitas

SYAMSUL MU'ARIF, S.Pd 01 Oktober 2025 Dibaca 56 Kali
Desa Uko Gelar Pembekalan Pokja Kampung KB 2025, Wujudkan Keluarga Berkualitas

Desa Uko, 01 Oktober 2025 – Pemerintah Desa Uko, bekerja sama dengan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Paser, telah menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Kelompok Kerja (Pokja) Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) 2025. Acara yang berlangsung pada 1 Oktober 2025 ini merupakan langkah strategis dan fondasi awal untuk mengakselerasi terwujudnya keluarga yang sejahtera, sehat, dan berkualitas di tengah masyarakat Desa Uko.

Kegiatan pembekalan ini menghadirkan para perangkat desa, kader PKK, tokoh masyarakat, dan perwakilan pemuda yang akan bergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) Kampung KB. Kehadiran mereka menandai komitmen kolektif untuk menyukseskan program prioritas nasional yang diimplementasikan secara lokal ini.

Kampung KB: Lebih dari Sekadar Program Keluarga Berencana

Dalam sambutannya, perwakilan dari DP2KBP3A Kabupaten Paser menekankan bahwa Kampung KB adalah sebuah gerakan multidimensi yang cakupannya jauh lebih luas dari sekadar program Keluarga Berencana (KB) konvensional. Konsep Kampung Keluarga Berkualitas dirancang sebagai sebuah pendekatan berbasis kawasan yang terintegrasi, di mana delapan fungsi keluarga ditingkatkan secara simultan.

"Kampung KB bukan hanya tentang pengaturan kelahiran. Ini adalah sebuah gerakan menyeluruh untuk membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini. Program ini mencakup penanggulangan kemiskinan, peningkatan kesehatan ibu dan anak, pemberdayaan ekonomi perempuan, pencegahan stunting, pengasuhan anak, hingga perlindungan dari kekerasan dalam rumah tangga. Intinya, kami ingin menciptakan lingkungan yang kondusif bagi setiap keluarga untuk tumbuh dan berkembang secara optimal," papar perwakilan dinas tersebut.

Peran Vital Kelompok Kerja (Pokja) sebagai Ujung Tombak

Fokus utama dari acara ini adalah membekali para anggota Pokja yang akan menjadi motor penggerak di lapangan. Pokja Kampung KB Desa Uko dituntut untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu merancang, mengkoordinasikan, dan melaksanakan berbagai kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan dan kearifan lokal masyarakat Desa Uko.

Materi pembekalan yang diberikan sangat komprehensif, meliputi:
1.  Pemahaman Konsep Kampung KB: Menjabarkan visi, misi, dan indikator keberhasilan Kampung Keluarga Berkualitas.
2.  Teknik Pendataan dan Pemetaan: Melatih kader untuk mengidentifikasi masalah spesifik yang dihadapi keluarga di setiap RT/RW, seperti jumlah balita yang berisiko stunting, keluarga pra-sejahtera, atau angka putus sekolah.
3.  Perencanaan Program Terintegrasi: Pokja diajak untuk merancang kegiatan yang menyentuh berbagai aspek, seperti penyuluhan gizi bersama tenaga kesehatan, pelatihan kewirausahaan untuk ibu-ibu, posyandu keluarga, hingga seminar parenting bagi orang tua muda.

Kolaborasi sebagai Kunci Keberhasilan

Kepala Desa Uko dalam arahannya menyatakan bahwa keberhasilan Kampung KB sangat bergantung pada kekuatan kolaborasi. "Program sehebat apapun tidak akan berdampak tanpa dukungan dan kerjasama dari semua pihak. Oleh karena itu, melalui Pokja ini, kami ingin menyinergikan seluruh potensi yang ada di desa, mulai dari kader PKK, BPD, karang taruna, hingga lembaga masyarakat lainnya. Pokja akan menjadi simpul koordinasi yang memastikan semua energi kitaarahkan untuk satu tujuan: keluarga Uko yang lebih berkualitas," tegasnya.

Semangat gotong royong ini juga tercermin dari komposisi Pokja yang melibatkan berbagai unsur, memastikan bahwa setiap program yang dijalankan bersifat inklusif dan representatif.

Menuju Desa Uko yang Lebih Sejahtera di 2025 dan Seterusnya

Kegiatan ini bukanlah titik akhir, melainkan sebuah awal dari perjalanan panjang. Keberhasilan Kampung KB 2025 di Desa Uko akan diukur dari sejauh mana peningkatan indeks pembangunan manusia, penurunan angka kekerdilan pada anak (stunting), meningkatnya perekonomian keluarga, dan terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman bagi setiap anak untuk tumbuh.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image